Bupati Tulungagung Maryoto Birowo saat umumkan pasien positif corona di Tulungagung / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES
Bupati Tulungagung Maryoto Birowo saat umumkan pasien positif corona di Tulungagung / Foto : Istimewa / Tulungagung TIMES

Pasien positif Covid-19 yang dinyatkan oleh Bupafi Maryoto Birowo, Minggu (29/03) malam ternyata sudah dirumah. Bahkan, pasien yang dimaksud merupakan pasien dalam pengawasan (PDP) yang pernah ditangani RSUD Dr Iskak Tulungagung beberapa waktu sebelumnya.

"Pasien yang dimaksud ini secara klinis sudah dinyatakan sembuh, namun masih dalam status PDP," kata Humas RAUD Dr Iskak, Muhammad Rifai.

Kenapa baru diumumkan positif, Rifai menjelaskan jika proses pasien dinyatakan positif atau negatif melalui prosedur yang cukup lama.

"Hasilnya baru keluar, itu disampaikan provinsi. Namun, pasien itu sudah pulang kerumah," terangnya.

Seperti diketahui yang menyatakan positif terhadap pasien positif corona adalah pemerintah pusat melalui Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, kemudian di sampaikan ke provinsi dan ke Kabupaten setelah keluar hasil dari Laboratorium Badan Penelitian dan Pengembangkan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan.

"Pasien yang dimaksud sudah tidak memiliki gejala baik demam, sakit kepala, batuk dan gejala lain. Namun, hasil laboratorium menunjukkan adanya virus dalam tubuhnya," jelasnya.

Berdasarkan keterangan resmi Maryoto Birowo, pasien yang dimaksud berasal dari wilayah Kecamatan Bandung. Apakah dari penularan lokal atau bawaan dari wilayah lain, saat di konfirmasi lebih lanjut melalui Kepala Humas dan Protokol Pemkab Tulungagung, Galih Nuswantoro menerangkan jika pasien tersebut tertular sepulang umroh.

"(Yang) pulang umroh infonya," kata Galih saat dikonfirmasi melalui jaringan WhatsApp.

Sebelumnya, Maryoto Birowo melalui video yang dikirimkan pada awak media, Minggu (29/3) malam mengumkan adanya pasien PDP di Tulungagung yang dinyatakan positif Covid-19.

"Bahwa memang betul ada 1 warga Tulungagung yang konfirm Corona (covid-19)," uja Maryoto.

Pasien tersebut pernah diisolasi di RSUD dr. Iskak dengan status PDP dan sudah dinyatakan sembuh.

Hasil uji laboratorium pasien itu keluar setelah pasien dinyatakan sembuh.

"Pasien yang dimaksud berasal dari Kecamatan Bandung," terangnya dalam video itu.

Dengan adanya kabar itu, Maryoto meminta pada warga untuk tetap tenang. Warga juga diminta untuk mematuhi arahan dari pemerintah agar rantai penularan Covid-19 bisa diputus.

Dari data Posko Penanganan Covid19 Tulungagung Per tanggal 29/3/20, secara kumulatif ada 462 orang dalam pemantauan (ODP) yang tersebar di 19 kecamatan, dengan ODP tertinggi di kecamatan Pakel dengan 98 orang disusul Boyolangu 39 orang dan Pakel 34 orang.

Untuk Pasien dalam pengawasan (PDP) ada 27 pasien yang tersebar di 10 kecamatan, tertinggi kecamatan Rejotangan dan Sumbergempol dengan masing-masing 4 pasien, disusul Gondang dengan 2 pasien. Namun keseluruhan PDP dinyatakan telah sembuh dan dipulangkan.