Pasangan kanibal Rusia (Ist)
Pasangan kanibal Rusia (Ist)

Bagi anda pecinta film thriller terkait pembunuh berantai yang menjadikan korbannya sebagai santapan atau menu makan. Tentunya tak asing dengan Hannibal Lecter, tokoh antagonis yang diperankan Antony Hopkins dalam serial film yang diadaptasi dari novel karya Thomas Harris.

Tokoh pembunuh yang memakan korbannya atau kanibal ini, ternyata tak hanya berupa rekaan dalam film saja. Di dunia nyata, para pembunuh yang kanibal ini pun mengisi sejarah kengerian manusia. 

Seperti yang terjadi di Rusia, ada sepasang suami istri terbukti sebagai pembunuh sekaligus kanibal.

30 nyawa diduga melayang di tangan pasangan kanibal asal Rusia bernama Natalia Baksheva dan Dmitry Baksheev.

Ngerinya setiap orang yang dibunuh itu dijadikan menu makanan. Di rumah sepasang suami istri, pihak kepolisian menemukan potongan tubuh manusia yang diawetkan dalam sebuah botol. 19 potong kulit ditemukan, dan lainnya berada di lemari es dan freezernya.

"Para ahli genetika membuktikan bahwa semua sampel tersebut, milik wanita yang terbunuh," ucap penyidik yang dikutip oleh Daily Mirror (27/9/2018).

Wanita yang disebut itu merupakan korban yang menguak kekejaman pasangan kanibal Rusia tersebut. Setelah kepolisian mendapat laporan terjadinya pembunuhan di sebuah restoran.

Daily Mirror menulis, sang Iblis Dmitry Baksheev dan istrinya berkunjung ke sebuah restoran. Di sana, suaminya digoda oleh seorang pramusaji berusia sekitar 35 tahun. Sang istri Natalie pun cemburu dan marah dengan godaan sang pramusaji ke suaminya itu.

"Bunuh pelayan itu," tegas Natalie yang memiliki kekuasaan atas suaminya yang membuat Dmitry hidup di bawah tekanan.

Dmitry pun menghabisi pelayan tersebut. Pisau yang selalu dibawa kemanapun dihujamkan dua kali, tepat di dada pelayan naas itu.

Tak hanya membunuh, kepolisian yang segera bergerak setelah adanya laporan pembunuhan itu menemukan fakta lain. Saat melanjutkan penyelidikan di rumah pasangan itu, polisi dibuat ngeri melihat isi di dalamnya.

Tak hanya sisa-sisa tubuh manusia yang dijadikan santapan mereka. Kepolisian juga menemukan beberapa fakta mengerikan. Misalnya, Dmitry yang berselfi dengan potongan-potongan tubuh korbannya. Hingga foto kepala manusia terputus yang digunakan sebagai makan malam dan dihiasi dengan jeruk mandarin.

Perbuatan keji pasangan kanibal itu juga ternyata telah berjalan selama 18 tahun. Atas kelakuan keji dan mengerikan itulah pasangan kanibal ini dituntut atas pembunuhan dengan korban setidaknya mencapai 30 orang selama ini.