Angel saat melapor di Polres Pasuruan.

Angel saat melapor di Polres Pasuruan.



Gara-gara tak kunjung menepati janji menikahi, Busro, kepala desa (kades) Lecari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, akhirnya dilaporkan polisi. Ia dituduh menghamili Angel, 19, wanita asal Blitar.

Didampingi sejumlah rekannya, Angel melapor ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pasuruan. Ia meminta agar kades Lecari bertanggung jawab atas perbuatan yang mengakibatkannya hamil diluar nikah. "Saya minta pertanggung jawaban dari pak kades," kata Angel kepada penyidik.

Ia menceritakan, perkenalannya dengan Busro diawali melalui pesan Whatsapp. Percakapan di medsos ini akhirnya makin intens dan dilanjutkan dengan ajakan untuk bertemu langsung pada 23 Agustus 2019 sekitar pukul 20.00 WIB.

"Saya dibujuk dan dirayu. Saya dijanjikan mau dinikahi dan dikasih uang. Ya akhirnya saya mau diajak berhubungan badan. Tapi sekarang saya hamil, dia tidak mau bertanggung jawab dan menghilang," jelas Angel yang bekerja di sebuah salon kecantikan di Sidoarjo.

Ia memilih melaporkan kades Lecari ke polisi karena janji manisnya tidak pernah ditepati. Bahkan sejak ia menceritakan kehamilannya, Angel kesulitan menghubunginya.

“Uang yang dijanjikan Rp 1,5 juta hanya diberikan Rp 750.000. Dia baru memberikan setelah saya tagih terus,” ungkapnya.

Sementara itu, Kanit PPA Satreskrim Polres Pasuruan Ipda Sunarti mengaku menerima laporan pengaduan korban. Dalam waktu dekat ini, ia akan melakukan klarifikasi dari terlapor. “Pengaduan korban sudah kami terima dan segera ditindak lanjuti,” kata Ipda Sunarti.

 


End of content

No more pages to load