Kepala daerah saat membacakan komitmen di Cafe Sawah Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Kamis (8/8/2019). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

Kepala daerah saat membacakan komitmen di Cafe Sawah Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Kamis (8/8/2019). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)



Untuk mewujudkan sinergitas pariwisata dan sanitasi kepala daerah yang tergabung dalam Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi (AKKOPSI), tetapkan sebuah komitmen saat Advocacy Horizontal Learning (AHL di Cafe Sawah, Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, Kamis (8/8/2019). 

Kepala daerah yang bergabung dalam satu suara yang dipimpin oleh Ketua AKKOPSI Syarif Fasha tersebut dengan lantang meneriakkan Komitmen Satu Suara Sinergitas Pariwisata dan Sanitasi.

"Kami, Bupati dan Walikota dari 51 Kota/Kabupaten, sebagai bagian dari AKKOPSI, siap untuk mewujudkan sinergitas yang baik di dalam pembangunan sektor pariwisata dan sanitasi, sekaligus memenuhi target Universal Acces sanitasi pada akhir tahun 2019 serta Sustainable Development Goals di tahun 2030," ucap mereka dengan kompak.

Penjabaran komitmen itu adalah pertama menjadikan sanitasi sebagai bagian tak terpisahkan dalam pengembangan sektor pariwisata, baik dari segi pengelolaan air limbah, persampahan dan pemenuhan akses air bersih.

Ke dua mengedukasi, serta mengundang peran serta masyarakat dunia usaha dan para mitra pembangunan pemerintah daerah untuk mengatasi kesulitan pertanian dalam pengembangan sektor pariwisata.

Ke tiga berperan aktif dalam pengembangan kearifan lokal yang mampu mendukung kelestarian lingkungan hidup.

Ke empat mendukung bantuan pembangunan yang inovatif, multi sektor dan multi aspek, serta mengembangkan dan mengusahakan koordinasi yang baik dari sesama anggota AKKOPSI untuk kabupaten/kota, demi peningkatan derajat  hidup masyarakat.

Ke lima memperbaiki sumber daya yang cukup untuk pembangunan infrastruktur sanitasi dalam menunjang pembangunan sektor pariwisata. 

Saat membacakan komitmen itu kepala daerah seluruhnya mengenakan jaket, lantaran suhu mulai dingin. Suhu di Desa Punjoon Kidul sore itu sudah mencapai 17 derajat. 

Syafa menjelaskan dengan adanya komitmen ini merupakan sebuah harapan baru untuk mewujudkan desa wisata yang memiliki sanitasi. baik. “Ke depannya dengan adanya komitemen kepala daerah mampu mewujudkan Sinergitas Pariwisata dan Sanitasi,” ucap Syarif.


End of content

No more pages to load