Ilustrasi

Ilustrasi



Mulai bulan Agustus ini Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Blitar sudah mulai menerapkan pembayaran non tunai untuk Uji Kir kendaraan.

Kepala Bidang Teknik Sarana dan Pengembangan Transportasi Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar, Bayu Aji mengatakan, sejak akhir tahun 2018 yang lalu Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar sudah memiliki alat pengujian kendaraan bermotor (Uji Kir) yang lebih modern dan canggih. Namun penggunaannya masih dimanfaatkan secara bertahap.

“Dengan adanya alat ini petugas tidak perlu melakukan pengujian kendaraan secara manual, sehingga hanya mengandalkan alat yang ada, dimana hasilnya terbukti akurat serta bisa menyampaikan hasil Uji Kir tersebut,” ungkap Bayu Aji.

Lanjut dia, agar pelaksanaan Uji Kir secara modern dengan menggunakan alat modern dan canggih ini bisa berjalan lebih maksimal, maka pihaknya berupaya di bulan Agustus ini juga akan menerapkan pembayaran non tunai. “Artinya untuk semua proses pembayaran Uji Kir tidak lagi melalui loket yang tersedia di Kantor Dishub,” sambungnya.

Selain itu dikatakan Bayu Aji, pihaknya juga akan segera melakukan koordinasi dan kerja sama dengan Bank BPD Jatim guna menentukan sistem yang tepat untuk pembayarannya. “Nantinya proses pembayarannya bisa melalui ATM ataupun M-banking dan lain-lain dalam bentuk non tunai,” terangnya.

Tambah dia, untuk sistem Uji Kir di Kantor Dishub Kabupaten Blitar juga akan disinergikan dengan pembayaran melalui sistem yang ada di perbankan yang ada.

Langkah Dishub tersebut mendapat dukungan penuh dari DPRD Kabupaten Blitar. Anggota DPRD Kabupaten Blitar, Abdul Munib, menegaskan penambahan sistem pembayaran non tunai, dimana selain cepat juga mudah diketahui berapa besar pendapatan yang masuk di Dinas Perhubungan terkait pelaksanaan Uji Kir.

“Secara administrasi ini juga akan memudahkan dalam pengawasannya, selain itu juga saat ini sudah masuk dunia digital dengan melakukan pembayaran non tunai,” pungkasnya.(*)


End of content

No more pages to load